caresheet hysterocrates gigas

31 Desember 2016           By : MINGCU           Tags: hysterocrates, komunal, tarantula coklat


Latin name                         : Hysterocrates Gigas

Indigenous                         : Cameroon

Habitat                                 : Cameroon has a tropical climate, humid in the south but increasingly dry to the north. On the coast the average annual rainfall is about 4,060 mm (about 160 in). On the exposed slopes of the Cameroon Mountains in the west, rainfall is almost constant and sometimes reaches 10,160 mm (400 in) a year. In the semiarid northwest annual rainfall averages about 380 mm (about 15 in). A dry season in the north lasts from October to April. The average temperature in the south is 25° C (77° F), on the plateau it is 21° C (70° F), and in the north it is 32° C (90° F).

Growth Rate                      : fast 

Adult Size                           : (20.32cm) leg length. 

Temperament                   : defensif / galak 

Tipe                                       : Obligate burrower (tinggal di tanah, tidak dapat tanpa burrow. Jadi biarkan dia menggali tanah, jangan dicegah)

Kelembapan                      : 70-80%, tanpa hygrometer. Pakai feeling saja dan ikuti petunjuk saya soal cocopeatnya)

Kandang                              : panjang 4 x leg span, lebar 2 x leg span, tinggi 4 x leg span. Kandang memiliki banyak ventilasi / ventilasi secukupnya. Tidak memerlukan hiding.

Kedalaman substrate     : minimal 2 x leg span. Kalau bisa 3 atau 4 x leg span lebih baik.

Perlakuan Cocopeat       : 

Jika cocopeat kering, maka basahin seluruhnya, lalu peras sampai tidak menetes air. Lalu pakai. Maka kelembapan sudah 70-80%. Jika cocopeat sudah lembab maka tinggal pakai saja. Cocopeat jangan sampai becek, jika becek akan menyebabkan tarantula sakit lalu mati. Jika terlalu kering maka akan menyebabkan tarantula dehidrasi. 

Dalam pemeliharaannya, jika cocopeat sudah mengering, maka dapat disiram setengahnya (sehingga setengah kering, setengah basah), ingat, jangan siram berlebihan sampai becek. Jika cocopeat masih basah / lembab, maka tidak diperbolehkan disiram. 

Seminggu sekali misting sdikit untuk member minum. 

 

Pakan                          : Beri ulat hongkong yang dipotong, beri kepalanya 3 mm. Atau bisa juga berikan bayi kecoak atau bayi jangkrik yang baru menetas sebesar 1- 3 mm.

Kalau sudah besar, boleh kasih jangkrik atau kecoak ternakan. Tidak boleh lebih besar dari abdomennya (abdomen bagian perut).

 

Water dish atau tempat minum di tempat sling tidak disediakan. Sling spray seminggu sekali di dinding saja untuk memberi minum.

 

 

Water dish untuk juvi sampai adult disediakan. Water dish sediakan batu yang besar dan steril di dalamnya agar jangkrik dan mangsa lainnya tidak tenggelam. Batu mencuat dari permukaan air agar jangkrik dan kecoak mangsa tidak tenggelam dan meracuni air yang diminum tarantula. Bukan batu kerikil.

 

Di atas adalah perawatan basicnya, jika Anda hendak menambahkan kolam di dalamnya diperbolehkan, namun kolam ini perbandingannya maksimum hanya 40% dari total luas seluruh kandang. Bukan 100%, karena mereka tetap tinggal di darat, bukan di dalam air. Masuk ke air hanya sesekali saja.
 

Jangan: dimainin, dipakai untuk nakut2in orang, dll. Jangan dihandle. Takut tarantulanya yang terluka. Handle kalau kepepet atau perlu/penting saja. 

 

Tarantula ini dapat disatukan dengan saudara-saudaranya jika masih satu telur. Mereka terlihat makan dan tinggal bersama. Tarantula ini dapat berenang dan menyelam serta menangkap ikan di air. Namun tidak berarti kandangnya dijadikan aquarium berisi air semua. Tidak. Bagian tanah tetap disediakan untuk dia burrow setengah kandang. Jika hendak menyediakan air, maka hanya setengah kandang saja tidak seluruhnya.





Jika tarantula menunjukan pose mengancam (badan diangkat, kaki depan diangkat, taring ditunjukkan), segera tutup kandang dan coba esok hari. 

 

Pada dasarnya, gunakan kuas untuk mengarahkan tarantula berjalan atau berlari ke arah yang kita mau dengan cara mengelus pelan bagian kaki atau belakang abdomennya. Gunakan cara ini untuk rehousing/memindahkan tarantula dari satu tempat ke tempat lainnya. Disarankan tempat yang baru didempetkan sedemikian rupa dengan tempat lama ketika tarantula hendak dipindahkan dari kandang lama. Sehingga ketika tarantula berlari dari kandang lama, dia masuk langsung ke kandang baru. Bukan lari ke luar tempat atau ke jari anda. Jika itu terjadi, arahkan dia dengan kuas menuju yang anda inginkan. 

Tarantula ini larinya cepat, jadi setiap anda hendak berhadapan dengannya, sediakan cup bening yang berdiameter sekitar 5 cm (untuk sling 1 cm, cup 5 cm cukup. Kalau sudah besar, cupnya harus lebih besar lagi), cukup untuk menangkap tarantulanya. Sediakan selembar karton 10 x 10 cm. Kalau tarantula berlari kencang, tangkap menggunakan cup tersebut. Jika sudah terkurung, sisipkan selembar karton yang telah disiapkan. Lalu tutup mulut cup yang berada di lantai. Sehingga tarantula terperangkap antara cup dan karton. Sesudah tertutup semua, aman untuk diangkat. 

Disarankan untuk memakai lengan panjang yang bagian lengannya rapat (pakai karet gelang di bagian tangan agar sling tidak masuk ke dalam baju), serta sarung tangan panjang (jangan yang pendek). Terutama jika sudah mulai beranjak besar.

Sumber: http://www.mikebasictarantula.com/Hyst-sp-care-sheet.html


Artikel Terkait


Produk Terkait