perawatan baby burung falk / cockatiel

16 September 2019           By : MINGCU           Tags: falk, cockatiel


Perawatan baby burung tidak bisa disamain seperti dewasa.

 

 

Tidak boleh kena angin. Harus hangat. Kandang seperti terlihat di foto. Beri lampu 5 watt di dalam kandang berjarak, tidak boleh sampai kena burungnya, bisa melepuh kepanasan. Serbuk kayu diberi tipis saja 1 cm an, dibersihkan 2x sehari.

 

 

Pemberian pakan:

Makanan juga, harus kasih yang kualitas dan gizi baik. 

Ada alasan sendiri kenapa saya tidak numbuk makanan sendiri tapi beli yg bermerk biasanya impor. Mereka sudah berdasarkan penelitian, sudah bagus hasilnya, mengandung probiotik yang dibutuhkan baby burung, mengandung omega 3, dan lain-lain. Makanan tidak boleh mengandung susu, sudah banyak keeper burung yang kurang pengetahuan memakai susu akhirnya burungnya sakit (lumpuh) atau mati.

 

 

Makanan: Zuprem / nutribird a 21 / kaytee`

 

 

Pemberian makanan berbeda-beda, ada yang memakai satu merk secara khusus sampai dewasa, ada yang dirobah ke merk lain. Kalau mau dirobah ke merk lain, harus dicampur dahulu, tidak bisa sekaligus. Perubahan sekaligus dapat menyebabkan burung tidak mau makan atau mencret.

 

 

Pemberian pakan tergantung usia burung. 

Usia antara 2 - 4 minggu, beri pakan antara 10- 20 ml, tergantung kesanggupan tembolok burung. Jangan terlalu penuh juga, nanti muntah. Jangan terlalu sedikit, kurang, cepat lapar dan kurang gizi.

 

 

Resepnya: perbandingan air 5 ml : 1/4 sendok teh makanan (tidak muncung). 

Jika mau buat 15 ml, berarti: 15 ml air panas : 1,5 sendok teh makanan.

 

 

Penyeduhan bubur bayi harus selalu memakai air panas, lalu tunggu agar suhu di bawah 40 derajat celcius lalu baru bisa berikan ke burungnya. 

 

 

Jika suhu di atas 40 derajat celcius, biasanya tembolok akan melepuh dan burung sakit lalu mati.

 

 

Jika memakai air dingin dari awal, maka pakan burung akan tidak tercerna dan membuat burung sakit juga.

 

 

Di atas 4 minggu, biasanya mulai belajar terbang dan makan sendiri, porsi makan biasanya berkurang. Mulai perkenalkan makanan lain seperti biji milet, biji kenari (biji kenari gizinya lebih baik dari milet), jagung, sayur-sayuran, kecambah, biji matahari, dll. Kalau perlu, sampai kita contohkan bagaimana cara makannya. Karena kita sebagai orang tua mereka, mereka meniru kita. Terutama jika tidak ada burung falk lain lagi di sekitar.

 

 

Perhatikan kondisi sepet, jika pentilnya sudah rusak ganti pentil baru. Jika sampai lepas, maka dapat tertelan dan biasanya operasi, jika tidak dapat diurut keluar.

Pic 1. Peralatan yang digunakan.

Pic 2. Kandang yang digunakan.

 

Video di bawah ini wajib tonton terutama bagi para pemula, selain quota internet harus ada, suara di hp atau komputer juga aktifkan, karena saya memberikan penjelasan di dalam video.

Cara membuat pakan lolohan part 1: https://youtu.be/xYm4FWqGKp8

Cara membuat pakan lolohan part 2: https://youtu.be/n_L4C5M1sO4

 

Cara loloh ada 2, bisa pilih salah satu. Atau ketika bayi pakai sepet, remaja pakai sendok. Cara bisa dilihat di video:
 
1. Cara loloh menggunakan sepet: https://youtu.be/Kkpgu6ZRwHU
 
 
 
2. Cara loloh menggunakan sendok khusus burung: https://youtu.be/-00N62wGajI
 
 
Cara pembersihan sepet: https://youtu.be/BBlR1qwq_nI
Pembersihan sepet harus benar benar bersih, kalau tidak dapat mencret karena bakteri dari sisa pakan. Kalau perlu pakai sabun cuci piring. 

 


Artikel Terkait


Produk Terkait

WhatsApp Nona The Ming Cu