perawatan umum isopoda

08 Oktober 2019           By : MINGCU           Tags: isopod


Isopoda adalah ordo (kelompok) dari krustasea (udang-udangan) yang meliputi kutu kayu, Ligia dan kerabatnya. Isopoda hidup di laut, di air tawar, atau di darat. Yang dibahas di sini adalah isopoda darat. Meskipun memakan kayu lapuk, jangan khawatir karena isopoda tidak seperti rayap yang memakan kusen rumah.

Isopods are orders (groups) of crustaceans (crustaceans) which include woodlice, Ligia and their relatives. Isopods live in the sea, in fresh water, or on land. What is discussed here is land isopods. Even if it eat rotten wood, don't worry because isopods are not like termites that eat house wood.

 

Isopoda salah satu hewan yang umum digunakan baik untuk pembersihan kandang tarantula, gecko, reptil lain, kodok, dan lain lain. Bisa juga untuk hias dan dipelihara secara khusus. Bisa juga untuk pakan tarantula, kepiting, reptil, dan lain-lain. Namun masih banyak yang belum paham mengenai perawatannya agar dapat hidup bertahan lebih lama dan berkembang biak. Semua hewan jika dipelihara tidak sesuai caresheetnya biasanya usia tidak selama seharusnya.

Isopods are one of the most common animals used for cleaning tarantula enclosures, geckos, other reptiles, frogs, and others. Can also be for decoration and maintained specifically. Can also be used to feed tarantulas, crabs, reptiles, and others. But there are still many who do not understand the treatment in order to live longer and multiply. All animals if they are not cared for according to their caresheet are usually will not live as long as they should.

 

 

 

Perawatan secara umum:

General care:

wajib memakai anti semut untuk isopod. Anti semut pilih yang rekommended. Jangan pilih yang tidak rekomen. Anti semut sudah dibahas di sini: anti semut klik di sini.

 Must use an anti-ant for isopods. Anti Ants choose the recommended one. Do not choose not recommended. Anti Ant already discussed here: Anti ant click here.

 

 

Makanan: Food:

Saya pribadi tidak memakai makanan racikan, tapi lebih memvariasikan makanan mereka, bisa digilirkan setiap beberapa waktu, tunggu makanan sebelumnya habis. I personally do not use food concoctions, but rather vary their food, menu can be rotated every time, waiting for the previous food to run out.

Sama saja sih makanan untuk seluruh jenis isopoda:  Sayur (bonteng, wortel, kentang, ubi, daun murbei, daun bayam dll) ,buah (agak kurang doyan, tapi bisa saja dikasih), daun kering, kayu lapuk, moss, sotong, batu kapur atau dolomite, kotoran hewan lain, lichen (sejenis lumut dan jamur yang tinggal di area yang udaranya masih bagus), pelet ikan (Jangan terkena air atau yang lembab nanti jamuran, . ada yang doyan ada yang kurang, tergantung jenis), jangkrik atau serangga mati lainnya (disangrai dulu agar tidak berkutu dan berbilatung. Ada yang suka ada yang tidak, tergantung jenisnya), dll. Makanan variasikan lebih bagus, sedikit2 kasihnya, jangan terlalu banyak agar dapat habis.

It's the same for all types of isopods: Vegetables (cucumber, carrots, potatoes, sweet potatoes, mulberry leaves, spinach leaves, etc.), fruit (they like this less, but can be given), dry leaves, weathered wood, moss, cuttlefish, limestones or dolomite, other animal feces, lichen (a type of moss  and fungi that live in areas where the air is still good), fish pellets (Do not be exposed to water or damp later on the fungus, there are those who like it,  there are those who do not like it, depending on type of isopod), crickets or other dead insects (roasted first without oil. Some like it or not, depending on the type), etc. Vary food better, give only a little.

 

Daun kering yang sudah dicuci dan dijemur bisa olah sendiri, atau jika tidak ada waktu dan bahan, bisa dibeli di sini: https://www.spiderloverpetshop.com/detail/food-for-tarantula/daun-kering-untuk-makanan-kecoak-dan-isopoda

 

Dry leaves that have been washed and dried can be processed by yourselves, or if there is no time and materials, can be purchased here: https://www.spiderloverpetshop.com/detail/food-for-tarantula/daun-kering-untuk-makanan-kecoak-dan-isopoda

 

Substrate:

Substrate pada umumnya  tebal skitar 3-4 cm, ada beberapa jenis yang membutuhkan susbtrate dalam sampai 8 cm. lazimnya, substrate yang dipakai berupa campuran tanah biasa yang sudah steril, clay tanah liat yang masih basah dan dolomite. Jika hendak mencampur sendiri, silahkan. Jika hendak membeli bisa beli di sini: https://www.spiderloverpetshop.com/detail/equipment-and-decoration/substrate-khusus-isopoda . Khusus untuk species padang pasir, substratenya berbeda. Campuran substratenya berupa pasir, tanah steril dan dolomite.

 

Substrate usually around 3-4 cm thick, there are several types that require susbtrate in up to 8 cm. Typically, the substrate used is a mixture of sterile ordinary soil, wet clay and dolomite. You can mix it yourself, if you’d like. If you want to buy, you can buy it here: https://www.spiderloverpetshop.com/detail/equipment-and-decoration/substrate-khusus-isopoda.

Specifically for desert species, the substrate is different. Its substrate is composed of sand, sterilled soil and dolomite.

 

Pemasangan substrate isopod kelembapan tinggi:

Substrate installation for high humidity isopod:

 

Pemasangan substrate isopod kelembapan sedang (setengah lembab setengah kering) :

Substrate installation for middle humidity isopod (half dry half wet):

 

Pemasangan substrate isopod kelembapan rendah /kering (sedikit lembab) :

Substrate installation for low / dry humidity isopod (only a little bit moist):

 

 

 

Kandang: Kandang ukuran minimal panjang 20 x lebar 15 cm x tinggi 20 cm. Pakai tupperware saja juga bisa dan murah, atau mau pakai akrilik yang lebih transparan dan bagus, tapi lebih mahal. Beberapa jenis membutuhkan kandang lebih luas dari yang disebutkan. Kenapa harus tinggi? karena untuk substrate saja minimal 4 cm, bahkan beberapa species butuh lebih dalam, lalu daun kering dan moss dapat mencapai 4 cm lebih. Beberapa jenis yang memiliki ukuran yang besar membutuhkan kandang yang lebih besar, misalnya panjang 30-40 cm.

 

Enclosure: enclosure with a minimum size of 20 x width 15 cm x height 20 cm. Even tupperware can be used and is cheap, or you want to use acrylic that is more transparent and good, but more expensive. Some types require a wider enclosure than mentioned. Why does it have to be tall? Because for substrate is a minimum of 4 cm, even some species need deeper, then the dried leaves and moss can reach 4 cm or more.

 

 

Gambar 1. Contoh kandang setting lembab. Ventilasi sedikit.

Figure 1. Example of a moist enclosure setting. Little ventilation.

 

Gambar 2. Contoh kandang ventilasi banyak.

Figure 2. Examples of many ventilation enclosures.

 

 

Gambar 3. Contoh kandang ventilasi sedang.

 Figure 3. Example of a medium ventilated enclosure.

 

 

 

Gambar 4. Contoh kandang ventilasi super banyak.

Figure 4. Examples of super-large ventilation enclosures.

 

 

Gambar 5. contoh setting bagian dalam, Tanah di bawah, Atasnya daun kering, Moss, Spaghnum moss. Tempat minum yang diberi lumut (atau mereka dapat tenggelam), Tempat pemberian fish food, dan lain-lain.

Figure 5. Example of inner setting, Land below, Dry leaf at the top, Moss, Spaghnum moss. Drinking places given moss (or they can drown), Place for giving fish food, and others.

 

 

 

 

Ventilasi: Ventilasi harus ada. Ventilasi sebaiknya di atas atap. Atau di atas samping. Kanan kiri atau depan belakang. Jika ventilasi di samping, tutup dengan kain organdi yang disolasi agar tidak ada baby yang manjat lalu kabur. Banyak sedikitnya ventilasi tergantung dari jenisnya.

Jangan tidak memberikan ventilasi sama sekali, dapat menyebabkan kematian satu koloni terutama koloni yang jumlahnya sudah banyak.

Ventilation: Ventilation must be present. Ventilation should be on the roof. Or above the side. Right left or front back. If the vents are on the side, cover them with insulated organdy cloth so that no babies are climbing and run away. Much or less ventilation depends on the type.

Do not give no ventilation at all, can cause the death of a colony, especially colonies which are already numerous.

 

Kelembapan: Berbeda-beda setiap jenis. Ketika sampai, substrate dalam keadaan kering, taburkan lalu siram berdasarkan kelembapan jenis masing-masing. Namun lazimnya, bagi yang kelembapan tinggi, tidak sampai becek.

 

Humidity: Different for each type. When it arrives, the substrate is dry, sprinkle and then flush based on the humidity of each type. But usually, for those with high humidity, do not get muddy.

 

 

Penyiraman / spray untuk isopoda: 

Watering/Spray for isopods: 

 

 
Untuk perawatan lebih lanjut mengenai species tersebut yang Anda beli, hubungi kami setelah pembelian melalui what's app +6287722876164.
 
For further caresheet of the species that you buy, contact us after purchasing through what's App + 6287722876164.

Artikel Terkait


Produk Terkait

WhatsApp Nona The Ming Cu