Tips Dan Safety Memelihara Tarantula (Penting!)

29 Desember 2016           By : MINGCU           Tags:


1. Setiap membeli dan setiap kali rehousing (ganti rumah), wajib melabeli jenisnya. Hal ini penting agar jenis tarantula tidak tertukar dan tidak menghasilkan hybrid di kemudian hari.

2. Cara rehousing:

di video ini ditunjukkan bagaimana cara rehousing /ganti kandang tanpa menyentuh tarantula sama sekali.
 
 
Misalkan awal keep sling tempatnya 3cm, tarantulanya 1cm. Ntar tambah besar, ganti tempat yg 5 cm. Makin besar lagi, yg 8 cm, 10 cm, trus tambah ukuran seiring pertumbuhan dia. Kalo pas rehousing, dari enclosure lama, elus2 pakai kuas supaya kluar, langsung k enclosure baru. Jadi ga kabur-kaburan. Jgn disuruh kluar k tmpt lain. Trus rehousing di tempat yg jangan bnyak barang2 ato kursi ato lemari. Harus lenggang. Klo ga ada tempat lenggang, di kamar mandi, tapi tutup smua lobang air, closet, dst. Keluarin smua barang2. Jadi ga ada tempat ngumpet. Lubang pintu juga tutup, lubang yg d bawah pintu, pake handuk ato keset. Trus sediain catch cup, brupa toples yg lebih besar dr legspan dia. Klo sampe kabur, tangkep pake itu. Trus selipin karton d bawah toples. Udah terperangkap, baru angkat pelan2 sama toplesnya.    

lalu ikuti cara yang di video untuk mengeluarkannya, atau biarkan catch cup semalaman di kandang yang baru, tarantula akan keluar sendiri. resiko tergigit lebih kecil jika dibiarkan keluar sendiri.

3. peralatan yang disediakan:
a. catch cup berbagai ukuran, dari 5 cm sampai yang 15 atau 17 cm. catch cup ini bagian mulut toplesnya diberi busa agar tidak melukai tarantula. dan di bagian pantat toples diberi lubang 5mm untuk sedotan bisa masuk.
b. kuas yang diikat ke stik bambu sehingga jadi panjang
c. pinset panjang minimal 30cm, lbih bagus 45 cm.
d. sarung tangan kulit asli, atau bahan lain yang sulit atau tidak tembus jarum.

Bagaimana menangani atau memindahkan tarantula dengan aman:

Jika tarantula menunjukan pose mengancam (badan diangkat, kaki depan diangkat, taring ditunjukkan), segera tutup kandang dan coba esok hari.              

Pada dasarnya, gunakan kuas untuk mengarahkan tarantula berjalan atau berlari ke arah yang kita mau dengan cara mengelus pelan bagian kaki atau belakang abdomennya. Gunakan cara ini untuk rehousing/memindahkan tarantula dari satu tempat ke tempat lainnya. Disarankan tempat yang baru didempetkan sedemikian rupa dengan tempat lama ketika tarantula hendak dipindahkan dari kandang lama. Sehingga ketika tarantula berlari dari kandang lama, dia masuk langsung ke kandang baru. Bukan lari ke luar tempat atau ke jari anda. Jika itu terjadi, arahkan dia dengan kuas menuju yang anda inginkan.              

Terutama jika tarantula larinya cepat, setiap anda hendak berhadapan dengannya, sediakan (catch cup) cup bening yang berdiameter sekitar 5 cm (untuk sling 1 cm, cup 5 cm cukup. Kalau sudah besar, cupnya harus lebih besar lagi), cukup untuk menangkap tarantulanya. Sediakan selembar karton 10 x 10 cm.    Kalau tarantula berlari kencang, tangkap menggunakan cup tersebut. Jika sudah terkurung, sisipkan selembar karton yang telah disiapkan. Lalu tutup mulut cup yang berada di lantai. Sehingga tarantula terperangkap antara cup dan karton. Sesudah tertutup semua, aman untuk diangkat.

warning: catch cup adalah pertahanan pertama Anda. sementara sarung tangan adalah pertahana  kedua. jangan sekali-sekali menangkap menggunakan tangan kosong atau sarung tangan. jika sarung tangan tidak cukup tebal, taringnya tembus.

pinset hanya digunakan untuk mengambil benda benda yang berada di dekat tarantulanya, bukan untuk mengambil tarantulanya sendiri!

Tips ini berlaku bagi semua jenis, terutama yang cepat dan agresif. Yang pling utama, pikiran tenang, jangan kalut.   Lbih baik lagi jika Anda memakai sarung tangan kulit asli yg panjang dan lengan panjang yang lengannya dikaretin jika berhadapan dengan tarantula yang galak, meski masih ukuran 2cm.

4. Jangan: dimainin, dipakai untuk nakut-nakutin orang, dll. Jangan dihandle. Takut tarantulanya yang terluka. Handle kalau kepepet atau perlu/penting saja.            

5. Cara mensterilkan kayu untuk dipakai dalam kandang:
basahi kayu, lalu pegang ujung satunya dengan kain lap. sementara ujung satu lagi dibakar di atas api. pembakaran hanya untuk membakar kutu-kutu. jangan sampai kayunya terbakar jadi abu atau arang semua. hanya beberapa detik di setiap inchi permukaan, jangan ada yang terlewat. setelah selesai, balikkan kayunya, tunggu dingin sebentar atau langsung pegang dengan lap, lakukan hal yang sama di ujung yang belum dibakar. sesudahnya kayu bau gosong, tapi tidak apa2, langsung pakai setelah dingin. jangan simpan kayu yang sudah dibakar di tempat kotor, ya jadi kutuan lagi..

cara lainnya bisa dengan direbus atau dioven kalau kayunya kecil, tapi kalau direbus tetap dibakar untuk mengeringkan.
 
6. 1 Kandang 1 ekor. Tidak menggunakan kandang yang disekat, dapat berakibat fatal (sekat dihancurkan, tarantula yang sebelahnya masuk ke kandang sebelahnya,  lalu salah satu dari tarantula tersebut mati akibat kanibalisme). Kalau gak percaya, silahkan dicoba. Saya sudah peringatkan.  Kecuali untuk beberapa jenis yang memang bisa hidup secara komunal dengan tingkat kanibalisme rendah- tapi tidak 0% (misalnya holothele incei, monocentropus balfouri, poecilotheria sp (tidak semuanya bisa kounal), poecilotheria metallica, hysterocrates sp. Syarat komunal adalah harus dari satu indukan, satu saudara, dan tidak dipisahkan terlalu lama agar aman / berhasil dalam komunalnya. sehingga yang hendak memelihara komunal, belinya harus sekaligus bukan satu per satu. dan setting kandang tidak terlalu besar.) Sebagian besar jenis tarantula di luar jenis yang disebut bersifat kanibal dan tidak dapat dikomunal.
 

Artikel Terkait


Produk Terkait